SATU KOMANDO, SATU TUJUAN
KPA Wilayah Samudera Pase tetap solid dalam menjaga marwah
perjuangan dan mengawal butir-butir MoU Helsinki
demi kesejahteraan rakyat Aceh yang bermartabat dan berkeadilan.
perjuangan dan mengawal butir-butir MoU Helsinki
demi kesejahteraan rakyat Aceh yang bermartabat dan berkeadilan.
SATU
KOMANDO
JAGA
AMANAH
Wadah perjuangan eks-kombatan TNA-GAM dalam mengawal perdamaian, martabat, dan kesejahteraan rakyat di Bumi Samudera Pase. Menjaga marwah sejarah, merajut masa depan yang mandiri. Salah satu tantangan terbesar adalah bagaimana mengintegrasikan ribuan personel Tentara Neugara Aceh (TNA)—sayap militer Gerakan Aceh Merdeka (GAM)—kembali ke tengah masyarakat sebagai warga sipil. Untuk menjawab tantangan inilah, Komite Peralihan Aceh (KPA) lahir.
Sejarah KPA
Komite Peralihan Aceh (KPA): Jembatan Transformasi dari Senjata ke Politik Sipil Pasca-penandatanganan MoU Helsinki pada 15 Agustus 2005, Aceh memasuki babak baru yang penuh tantangan.
Saiful Bahri (Pon Yaya)
Panglima Wilayah Samudera Pase
Saiful Bahri, atau yang lebih dikenal secara luas dengan nama sandi perjuangan Pon Yaya, adalah sosok pemimpin yang memiliki dedikasi panjang dalam peta perjuangan dan pembangunan politik di Aceh. Sejak Maret 2026, beliau resmi mengemban amanah sebagai Panglima Wilayah KPA Samudera Pase, sebuah wilayah yang menjadi jantung kekuatan historis perjuangan di Tanah Rencong.
Warta KPA
Panglima Muda Chombet Tinjau Rumah Korban Konflik di Alue Bieng Kecamatan Paya Bakong
ACEH UTARA – Wujud kepedulian terhadap masyarakat kecil kembali ditunjukkan...
Ketua KPA Wilayah Samudera Pase: Di Tengah Tekanan dan Kritik, Mualem Tetap Berjuang untuk Kepentingan Aceh
ACEH UTARA — Ketua KPA Wilayah Samudera Pase, Saiful Bahri...
KPA Pase Ziarah ke Makam Hasan Tiro, Tegaskan Komitmen Jaga Perdamaian Aceh
Seribuan anggota Komite Peralihan Aceh (KPA) dari berbagai wilayah menggelar...
